Benerin Picanto Part 2 - Ganti Part Rusak dan Ban Tua

Flat car in different views Free Vector
Flat Car
Ini post lanjutan dari part 1 kemarin soal ban kia picanto yang seret yang saya bagi jadi dua cerita, gantiin part-part yang rusak di beberapa bagian di sekitar kaki-kaki dan juga gantiin keempat ban yang sudah mulai pecah-pecah dimakan usia.

Masih di bengkel yang sama setelah ban yang seret sudah diatasi, ketahuan juga banyak part yang rusak. Karet boot rack steer udah robek-robek dan juga stopper shockbreaker belakang yang masih ori, gabusnya udah getas, jadi mrotol sendiri, tau kan mrotol? Alhasil picanto dibawa lagi dan bakal diinepin karena katanya agak susah buat ganti karet boot rack steernya.

Si mekanik bengkelnya nyaranin pake KW aja karena bahannya dari karet, dan tentu harganya lebih murah. Jang lupa ingatkan di kolom komentar ya kalau mau lihat penampakannya, termasuk penampakan bannya, saat ini nggak ada karena lupa nggak difoto.

Untuk bannya sendiri, saya masih ikut dengan ukuran aslinya, yakni 165/60 R14. Itu karena lebih susah lagi nyari yang ukuran tapak yang lebih lebar namun dengan ketebalan yang sesuai standar. Karena takut gasruk dan juga khawatir pembacaan kecepatan di speedometer yang terlalu jauh akurasinya bakal mempengaruhi kenyamanan berkendara saya, haha.

Ukuran 165/60 r14 nya ternyata agak susah juga buat dapetinnya, saya waktu itu lagi incer ban dari Hankook. Pokoknya setiap ada toko ban saya berhenti, dari Jombang dan sampai pada akhirnya dapat juga di Surabaya, di Hankook Master. Ganti ke empat bannya dengan ban baru produksi tahun 2019, semoga awet.

Review setelah ganti karet boot rack steer, ada bunyi tiap muter stir ke kanan dan kiri waktu mau mentok, seperti bunyi besi bergesekan dengan karet. Untuk karet stopper shockbreaker yang KW, rasanya sih nggak banyak berbeda dengan yang Ori, empuk juga, nggak ada rasa yang nggak nyaman atau nggak enak terutama ketika shockbreakernya main, malah lebih empuk karena yang sebelumnya udah getas.

Nah, bannya yang kerasa banget bedanya. Lebih senyap karena masih baru, untuk perubahan di speed ataupun akselerasi nggak terlalu kerasa. Tulisan ini telat sekitar 5 bulan dari waktu saya beli ban tersebut. Sekarang kesenyapannya hanya terasa kalau jalanan bagus, jalanan rusak atau paving sih sama aja, bergemuruh.

Oke, sekian.

Wassalamualaikum

Post a Comment

1 Comments

Komentar kamu apa?