Siapa Yang Nyaman Ketika Berkendara?

dari trentekno.com ambilnya

Selamat Hari Sumpah Pemuda!


Meski umur sudah nggak muda lagi, bolehlah kita tetap mencerminkan semangat anak muda yang katanya membara, tapi bukan dengan cara bakar diri. Oleh sebab itu jangan malas membaca, apalagi sampai malas menulis komentar di kolom komentar, SEMANGAT!.

Ketika Hari Sumpah Pemuda di tahun sebelumnya saya cerita soal sampah, kalau lupa, silahkan baca disini. Sekarang saya mau nulis soal bagaimana berkendara dengan nyaman menggunakan motor di jalanan. Tapi nyaman itu subyektif, bisa jadi kita nyaman tapi orang lain nggak, maka dari itu perlu penengah.

Nyaman itu adanya di hati, jadi kalau tidak sreg, ya tidak nyaman. Misal pakai helm, kita merasa nggak sreg, berat, bikin sakit kepala, lalu kita lepas. Bisa jadi kita nyaman tidak pakai helm, tapi buat pak polisi, itu membuat dia tidak nyaman, dia perlu mengeluarkan energi lebih untuk menegur pengendara tersebut, belum lagi kalo pengendara itu ngajak debat, bisa-bisa pak polisi mengeluarkan surat tilang yang buat dia itu tidak nyaman, perlu energi lebih lagi.

Kalau terjadi apa-apa di jalan, helm bisa memberikan perlindungan lebih, minimal kita tidak sampai menyesal dan bilang "coba kalau tadi pake helm ya." Peraturan mungkin terlihat merepotkan, tapi pertanyaannya, "memang kalau kita patuh sama aturan, kenapa nggak?"

Oh iya, kalau nggak tau sreg itu apa, sreg itu ngeh, nah kalau nggak tau ngeh, yang tau coba dijelasin, susah jelasin juga saya, hehe.

Kasus lain, ada yang nyaman dengan sepeda motor yang bunyi knalpotnya keras banget, atau merasa keren dengan modif suka-suka seperti lampu depan yang dibuat super terang atau lampu belakang yang warna merah diganti putih. Pengendara lain pasti bakal kerepotan, apalagi kalau malam hari dan di jalan sangat kurang penerangan. Ya kalau terjadi apa-apa dan cuma dia yang kenapa-kenapa, kalau ajak-ajak orang lain kan jadi nggak nyaman.

Baru-baru ini ramai ada supir truk yang mengeluh karena lampu depan yang super terang, tapi bisa jadi ada juga orang yang kurang nyaman dengan truk. Jadi ini bukan soal kendaraannya, tapi soal bagaimana peraturan yang menjadi penengah, yang berusaha memberikan kenyamanan bagi setiap pengguna kendaraan, bisa kita patuhi.

Kalau ada kendaraan yang udah asal-asalan, terus ada polisi lagi operasi, nah itu tuh pas banget momennya, hahaha.

2 comments:

  1. Saya kalo naik motor nyamanan pake helm bang
    Seengganya bisa nglindungin mata dari debu2 yg beterbangan
    .
    Saya g suka tuh sama motor yg knalpotnya berisik
    Bikin kuping mw pecah
    .
    Bang minjem helm dund
    Sekalian motornya y
    Lah minjem helm doang buat apa bang
    Masa saya jlan kaki pake helm

    ReplyDelete
  2. Menurutku sih, nyaman buat kita belum tentu nyaman buat mereka...
    Intinya sih ikuti aturan yang berlaku... karena aturan kan dibuat untuk kebaikan...

    ReplyDelete

Komentar kamu apa?