Jogja Istimewa, Kulinernya Juara!

dari freepik
Jogja istimewa, katanya slogan dari kota yang juga dijuluki dengan Kota Gudeg dan Kota Pelajar. Keelokan budaya dan indahnya wisata di sana menjadi daya tarik yang menyita perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Sampai detik ini pun, Jogja tak pernah sepi dikunjungi, kata mereka hiruk pikuk kota itu membuat rindu buat siapa saja yang pernah berkunjung.

Dibalik keelokan budaya dan keindahan tempat wisatanya, Yogyakarta memiliki kuliner yang khas dan lezat. Hal ini membuat minat untuk berkunjung ke Yogyakarta meningkat. Tiket Airasia Jakarta - Jogja menjadi salah satu rute perjalanan yang sering dicari oleh wisatawan.

Setibanya di Jogja, mencicipi kuliner khas Yogyakarta adalah agenda yang tidak boleh ketinggalan. Amat sayang jika berkunjung ke kota ini namun tak mencicipi lezatnya kuliner khas Yogyakarta. Apa saja wisata kuliner yang patut kamu coba di Yogyakarta? Baca ulasan singkat berikut ini!

1. Angkringan Lik Man
Berkunjung ke kota ini tentu bakal banyak menumui Angkringan. Angkringan merupakan sebuah tempat makan yang murah meriah dan sudah menjadi budaya di kalangan masyarakat Yogyakarta, terutama anak muda. Salah satu Angkringan yang populer di Yogyakarta adalah Angkringan Lik Man. Lokasi Angkringan ini cukup strategis karena berada di kawasan Stasiun Tugu, landmark yang juga iconic di Yogyakarta.

Salah satu keistimewaan dari Angkringan Lik Man adalah karena angkringan ini merupakan angkringan yang berdiri sejak tahun 1969 di Yogyakarta. Nilai historis yang kuat tentu membuat kesan tersendiri saat makan di Angkringan ini. Menu masakan yang tersedia antara lain sego kucing, sate telur puyuh, dan aneka gorengan. Kurang lebih sama dengan menu angkringan pada umumnya, nilah historisnya lah yang membuat beda. Namun ada sebuah minuman yang khas dari Angkringan Lik Man yaitu kopi joss.

Minuman kopi joss menjadi salah satu menu andalan di Angkringan Lik Man. Yang membuat khas dari kopi ini adalah cara penyajian. Kopi dicampur dengan arang yang masih panas yang ketika dimasukkan ke gelas mengeluarkan bunyi "jossssss". Arang yang dimasukkan ke dalam kopi dipercaya dapat menetralisir kafein sehingga kopi inij aman untuk lambung dan pencernaan. Untuk mencicipi makanan di angkringan ini, cukup dengan sepuluh ribu sampai lima belas ribu rupiah.

Angkringan Lik Man buka mulai jam 6 sore dan tutup biasanya sampai tengah malam sampai menunya habis.
wisata-jogja.net
2. Sate Klathak Pak Pong
Kuliner khas Yogyakarta lainnya yang wajib kamu cicipi adalah Sate Klathak. Sate klathak memiliki ke khas-an karena hanya menggunakan bumbu sederhana seperti garam, kecap dan merica. Namun, hal ini lah yang membuat cita rasa dari sate klathak begitu khas. Di Jalan Imogiri Bantul terdapat sebuah warung yang menjual sate klathak yang recommended buat kamu cicpi. Sate Klathak Pak Pong namanya.

Saat berkunjung ke daerah Bantul, Yogyakarta, jangan lupa untuk mampir ke Warung Sate Klathak Pak Pong. Salah satu keunikan dari sate klathak yang disajikan di warung ini adalah tusuk satenya. Jika pada umumnya tusuk sate menggunakan kayu atau bambu, disini tusuk satenya terbuat dari jeruji besi. Hal ini membuat daging matang merata sampai ketengah daging, yang pasti rasanya khas.

Sumber : wisatahandal.com
3. Gudeg Pawon
Berkunjung ke Kota Gudeg tak lengkap juga jika tidak mencicipi gudeg. Di kawasan Jalan Dr. Soepomo, Umbulharjo, Yogyakarta, ada Warung Gudeg Pawon yang menyajikan menu utama yaitu Gudeg khas Yogyakarta. Karena kelezatannya, jangan heran ketika baru buka saja warung ini sudah ramai pengunjung.

Salah satu keistimewaan dari warung Gudeg Pawon adalah karena telah berdiri sejak 1958. Adapun penamaan pawon dalam bahasa Jawa artinya dapur, karena warung gudeg ini langsung melayani pelanggannya dari dapur. Tempatnya cukup sederhana, namun kelezatannya sudah diakui dan tak diragukan lagi.
Sumber : panduanwisatajogja.com
Itulah 3 tempat wisata kuliner dengan rasa yang juara dan wajib untuk kamu cicipi. Tetap sehat, tetap semangat agar bisa terus jalan-jalan dan makan-makan.

8 comments:

  1. Kalo kopi dimasukin api ada engga om?

    ReplyDelete
    Replies
    1. semua kopi yg kamu minum itu udah dimasukin api kok, cuman apinya padam kena air, tau kan kalo api kena air jadi padam?

      Delete
    2. Saya minta apinya dimasukin ke kopj om bukan masukin ke air

      Delete
    3. Ooo, iya ya kopi, kok ane bilang air sih

      Delete
  2. pas ke Jogja dulu belum pernah nongkrong2 ke tempat hits gini sih hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. dullu adanya akngkringan aja mungkin ya, sekarang hampir di semua kota rasanya lagi menjamur tempat kuliner

      Delete
  3. UdH pernah semuany...enAkk

    Selalu absen kesan kalo ke jogja..

    ReplyDelete

Komentar kamu apa?