Flu Singapura, Merantau Mencari Anak Kecil

dari freepik.com - jaga kesehatan ya
Beberapa hari kemarin, anak saya Ibra tiba-tiba saja mengalami demam, panasnya kalau tidak salah lebih dari 39 derajat celcius. Bersamaan dengan itu, muncul bintik-bintik merah di tangan dan kakinya. Sepintas saya dan istri mengira dia cuma menderita alergi, karena sebelumnya istri makan ikan tuna (mentah atau matang ya, hmm), tapi kalau saya perhatikan, bintik-bintik itu bukan gatal, karena jarang digaruk oleh Ibra.

Ibra kemudian dibawa ke Puskesmas untuk diidentifikasi penyakitnya. Kata si dokter, demamnya bisa jadi muncul karena bintik-bintik tersebut (yang untuk saat itu dikatakan alergi), jadilah Ibra dikasih obat buat meredakan alerginya. Entah cocok atau tidak, kondisi Ibra berangsur-angsur membaik, bintik-bintik di tangan dan kaki mulai mengering dan menghilang, badan juga sudah tidak demam.

Baca juga : Dapat Ilham Cara Hidup Sehat Cerdik Puskesmas

Selang beberapa hari ada tetangga yang bilang kalau Ibra sebenarnya terkena flu singapura, padahal saya sekeluarga belum pernah piknik kesana. Kemudian saya cari-cari info tentang flu singapura, diarahkanlah oleh mbah kacamata ke salah satu situs yang mengupas tuntas soal flu tersebut. Setelah baca-baca, ternyata gejalanya sama persis, terutama tentang bintil air yang muncul di mulut. Perjuangan si virus pasti berat sekali, merantau dari Singapura sampai ke Jombang.

Disebutkan kalau virus penyakit itu gampang menular terutama kepada anak kecil. Istri cerita kalau kakak sepupunya Ibra juga sempat mengalami gejala penyakit yang sama, mungkin tertularnya waktu bermain ke rumahnya. Tapi sewaktu Ibra terkena virus flu singapura, anak-anak tetangga tidak ada yang tertular. Si virus kayaknya salah masuk ke tubuh anak saya, dia langsung mati terkena jurus maut antibodi Ibra, hmm, ilmiah sekali.

Buat mencegah, tetap jaga pola hidup sehat, jangan acuh kalau disuruh jaga kebersihan, bangun. Bisa jadi kita sebagai orang tua yang membawa virus masuk kedalam rumah. Maka dari itu, jangan pernah lupa untuk bersih-bersih ketika baru pulang dari bepergian, cuci kaki, cuci tangan, cuci pakaian, cuci piring, cuci kendaraan, kalau perlu mandi junub. Selain rumah jadi bersih, sehat, istri di rumah pun senang, suami bakal bahagia deh, hidup cuci-cuci. Salam.

2 comments:

Komentar kamu apa?